Hey there!

I'm Natasha, the author of this blog. I'm also a psychology student who is working hard to be a novelist. I like thinking deeply mainly about life. I'm not a wise person, I'm simply just a girl who wants inspire the world through my writing.

Hope you enjoy every single of my posts.

Lots of love!
Natasha

PS : Feel free to comment on my posts, I will definitely reply to your comment!


BLOG READERS SURVEY
Please kindly do this survey, it will only take a little of your time! :)

10 August 2012

Mistaken Love


Hai teman-teman! Maaf yah gue jadi jarang post. Gila, gue tarik kata-kata gue SMA biasa aja. Lama-kelamaan gue sekolah gue udah mulai merasa LUAR BIASA. PR, TUGAS, ULANGAN TIAP HARI!!! Gila.
Okey stop mengumpat. Well, di sela-sela kegiatan sibuk gue , gue menyempatkan diri untuk membuat cerpen yang terinspirasi dari kehidupan nyata. 

Jadi... selamat membaca!

Dari balkon depan kelasku, aku melihat seorang cowok tinggi dengan kulit cokelat khas cowok olahraga, sedang mengobrol dengan teman-temannya. Ia tertawa, memamerkan deretan gigi-gigi putihnya yang kontras dengan kulitnya.
Melihatnya tertawa yang sangat jarang terjadi itu , kontan membuatku melayang. Seolah aku melawan gaya gravitasi.
Namanya Kendall. Ia sekarang duduk di kelas senior dan  ia bukan sembarang orang. Bisa dikatakan ia adalah primadona sekolah. Jadi tak heran jika banyak perempuan, baik yang seangkatan dengannya maupun para junior menyukainya.
“Hayo, lagi ngapain lo?” tanya Barbara mengangetkanku.
Aku tersentak dari lamunanku. “Astaga! Lo mah, bar… gue lagi liatin Kendall juga” kataku mencak-mencak.
Barbara langsung menyenggol pinggangku menggoda. “Cie… ceritanya beneran suka kak Kendall nih?”
Aku hanya mengangkat bahu dan lanjut melihat Kendall dari kejauhan. “Gue gak yakin sih… abis dia populer”
“Takut banyak saingan gitu maksudnya? Gara-gara lo kalah cakep dari Monica gitu?”sindirnya.
Bibirku refleks maju 5 senti akibat ucapan Barbara yang menancap. Seperti yang kubilang, Kendall cowok populer. Dan tak sedikit cewek yang mengejar-ngejarnya, termasuk si Monica itu. Ia salah satu yang dikabarkan paling dekat dengan Kendall. Menurutnya, tak ada cewek lain yang boleh mendekati Kendall selain dirinya. Egois kuakui.
Melihatku diam, Barbara langsung menarik kembali kata-kata pedasnya “Il, jangan marah dong… gue bercanda kali… lo jauh jauh jauh lebih cakep kok daripada Monica”
Aku menoleh menatap sahabatku dari SD itu sambil mengerjapkan mata padanya. Susah memang membenci sahabat sendiri. “Beneran gue lebih cakep?”
“Hu, dasar! Giliran dipuji aja langsung membaik”
Aku terkekeh geli. Meski ragaku ada disini, pikiranku terus melayang kebawah… melihat Kendall dari sini.

***
“Lo harus tau, sekolah ini punya idola”kata Barbara dengan mantap.
Aku yang saat itu sedang kelelahan sehabis dibentak-bentak OSIS menanggapinya dengan setengah hati. MOS membuat pikiranku tidak sinkron dengan dunia nyata.
“Yang mana?”tanyaku letih.
Barbara memberi tatapan padaku untuk melihat kearah jam 10.
Dari kondisi kelelahan parah, mendadak aku langsung terpesona melihat orang itu. Rambutnya hitam ikal, matanya bulat dengan iris nyaris hitam… Wow adalah kata pertama yang kusebut ketika melihatnya.
Ia berjalan menatap lurus kedepan tanpa tersenyum atau berbicara pada teman-teman disampingnya.
Jika menurut sebagian orang ia sombong, bagiku ia lebih mengarah ke tipikal cowok dingin. Cowok misterius yang menyimpan segudang rahasia. Jenis cowok yang tidak bisa tertebak, membuat kami para kaum hawa bertanya-tanya… siapakah ia?

***
“Kendall,ya ampun ganteng banget” Aku terkesiap melihat Kendall sedang membantu guru membawa buku. “Baik lagi. Cowok idaman banget tuh! Gak salah kan gue suka dia” lanjutku masih sambil berbunga-bunga melihatnya.
Kutunggu respon dari Barbara. Tumbenan, ia tidak menyeletuk seperti biasanya. Sedang apa sih dia?
Aku memegang lengan Barbara di sebelahku. Namun, bukan lengan berisi yang kupegang , aku malah memegang lengan kurus milik Monica.
Buru-buru aku menarik tanganku dari lengannya. Sial, tadi kan aku menyebut nama Kendall! Di hadapan Monica pula…
Monica dan teman-temannya menatapku sinis. Ia langsung pergi dari hadapanku saat itu juga.
Sementara aku, terbengong-bengong melihat punggung-punggung gank populer itu berangsur menjauh.
“Ilona… lo kenapa bengong?” Barbara melayangkan tangannya kepadaku. “Gue tebak deh. Pasti Kendall baru lewat yah disini?”
Aku menggeleng lemas. “Dia dibawah”
Barbara melongok kebawah dan memang dibawah sana di depan ruang guru berdiri Kendall sedang berbicara dengan guru.
Dengan tatapan bingung ia mendekat kearahku “Terus kenapa, il?? Jawab!!!” desaknya tak sabar.
Aku menelan ludaku susah payah. “Bar… gue baru bilang dihadapan Monica kalau Kendall itu ganteng dan gue suka dia”
Barbara terkesiap. “Ilona… gue udah bilang di depan mata lo gue mau ke toilet. Makannya lo sih kebanyakan ngelamunin Kendall! Gue gak tau deh gimana kelanjutan nasib lo entar lagi…”
Semoga nasibku baik-baik saja…

***
Sayangnya apa yang terjadi tak seperti harapanku. Keesokan harinya, tiba-tiba saja semua cewek yang berpapasan denganku menatapku dengan tatapan sinis layaknya aku telah berbuat salah dan berdampak pada pencemaran nama baik sekolah atau semacamnya.
Puncak kecanggungan terjadi saat aku tak sengaja bertemu dengan Monica.
“Dasar cewek gak tau diri” katanya begitu saja padaku.
Kalimat yang ia lontarkan itu tertancap erat-erat dibenakku.
Rasanya seharian penuh pelajaran hanya berlalu-lalang di otakku. Tak ada satu materi pun yang kuingat padahal ada banyak ulangan menanti.
Rupanya, Barbara menangkap keasingan diriku. “Lo kenapa sih, il?”
Aku hanya mendesah kemudian menggeleng lesu. “Gak apa, bar. Gue cuma pusing ama pelajaran”
Barbara tertawa sinis. “Ha, sejak kapan lo stress mikirin pelajaran? Lo kan pinter”
Aku tak menyahut Barbara. Dari balkon aku melihat kearah kelas Kendall di lantai 1. Ia dengan wajah datar seperti biasanya bahkan mengarah ke sebal meladeni Monica yang sibuk menggodanya.
Kutebak pasti Kendall ingin menonjok wajah Monica yang putih mulus itu.
‘Dasar cewek kegatelan’ ujarku dalam hati.

***
Seminggu berlalu sejak, Monica mendengar pernyataanku bahwa aku suka dengan Kendall. Semua orang di sekolah sepertinya tau akan berita ini. Mungkin orang-orang mengira berani benar aku secara frontal mengungkapkan perasaanku pada Monica, si ratu sekolah.
Pelototan mata teman-teman sudah menjadi makanan sehari-hariku sekarang.
Barbara akhirnya mengetahui hal sesungguhnya yang membuatku gundah gulana belakangan ini. Ia hanya bisa menyemangati disaat semua… menjatuhkanku. Beruntung aku masih memilikinya.
Nampaknya gossip-ku beredar sampai ke telinga Kendall sendiri. Disaat aku melewati kelasnya, ia menoleh kearahku dan menatapku dengan tatapan aneh. Yang aku sendiri juga tak dapat mengerti.
Sekarang, rasanya aku lebih memilih diam di pojok kelas sewaktu istirahat dibanding harus melihat-lihat dari balkon.
Aku terlalu malu. Pada semua orang… dan tentu saja dengan Kendall-nya sendiri.

Ketika jam pergantian pelajaran ketiga dibunyikan, tiba-tiba alam memanggilku. Dengan amat terpaksa aku meminta izin guru kimia-ku untuk ke toilet. Untuk ke toilet, aku harus melewati koridor kelas 12 dan… itulah mengapa aku membenci jika harus mendapat panggilan alam.
Kakiku mendadak lemas ketika melihat Kendall bersama teman sekelasnya sedang berolah-raga di lapangan. Aku lupa ini hari Kamis, hari aku bisa melihat Kendall berlari-lari di lapangan.
Dengan langkah buru-buru aku berjalan kearah toilet tanpa melihat sedikit pun kearah Kendall. Nyawaku seakan sedang diujung maut.
Sepertinya aku terlalu cuek sampai aku tak sadar , ada bola yang siap menerjang wajahku.
Dengan keterkejutan yang luar biasa aku langsung tersungkur di tempat.
Duniaku berputar-putar di atas kepalaku sekarang.
Kutebak, aku baru saja ditendang dengan bola futsal karena kepalaku terasa pusing sekali.
Oh, dan lihat sekarang darah mulai bercucuran dari hidungku.
Saking sakitnya kepalaku aku hanya meringis kecil tanpa menangis atau merengek kesakitan.
Dan coba tebak siapa yang datang menghampiriku…
Kendall dengan tubuh bersimpah keringat berlari kecil menghampiriku.
Oh Tuhan rasanya aku ingin pipis di tempat.
“Kamu gak apa,kan?”tanyanya dengan nada khawatir.
Ya ampun… dia memanggilku dengan sebutan KAMU! Dan coba lihat wajahnya dari dekat begini… ia terlihat lebih manis dari yang kuduga. Matanya!!! Ah!
Aku mengangguk-angguk berusaha menyakinkannya bahwa aku baik-baik saja. Meski aku terlihat sangat buruk dengan darah berceceran.
Kendall dengan gentle , membantuku berdiri. Argh! Aku resmi melayang sekarang. Pasti aku sudah tak menginjak bumi lagi saking terbawa suasana.
Ia menuntunku ke ruang UKS yang tak jauh dari lapangan dan toilet.
Kebetulan ia anggota PMR sehingga ia cukup mengerti hal-hal apa saja yang dibutuhkan cewek-yang-ingin-ke-toilet-tapi-mendapat-bola-nyasar-dari-cowok-yang-ia-suka-kemudian-mimisan. Mungkin aku harus bilang padanya, aku kena serangan jantung.
Kendall memberikanku tissue untuk menyumbat darah di hidungku. Aku menerimanya dengan setengah bergetar. Bagaimana tidak? Cowok yang selama ini hanya kulihat dari atas balkon itu berada hanya beberapa senti dari wajahku!!!
Monica pasti tak pernah kan dirawat oleh Kendall. Hah!
“Aku minta maaf yah! By the way, kamu Ilona kan anak sepuluh C?”tanyanya sambil menyunggingkan senyum hangat.
Aku mengangguk lemas.
Kendall memberiku sekantong plastik berisi es batu padaku sambil mengatakan hal yang paling kutakuti sedunia. “Aku denger lho gossip itu”.
Glek.
Aku mati! Aku akan mati di tempat ini juga!!!
“Eh, gossip apa, kak?”tanyaku sok polos.
“Itu lho…” ujarnya malu.
Aduh bagaimana ini? Masa aku jujur kalau aku suka dia? Namanya nembak cowok secara tidak langsung dong…
“Aduh kak, sorry banget! Aku gak maksud centil ke kakak…”
Ekspresi wajah Kendall mendadak berubah. Seolah bingung dengan maksud pembicaraanku.
Maka dengan kebinungan yang sama dengan Kendall, aku bertanya dengan polosnya “Ini lagi ngomongin gossip aku suka sama…”
“Iya. Aku denger kamu suka sama Enda, kan?” potongnya.
Aku langsung melongo sejadi-jadinya. HAH? ENDA? Kenapa jadi dia? Gossip macam apalagi itu???
Enda itu adalah salah satu senior populer juga seperti Kendall. Jika Kendall hanya warga biasa, Enda adalah anggota OSIS yang juga adalah pengurus MOS-ku…

“SATU! DUA! TIGA! CEPETAN!!! LO SEMUA BISA GAK SIH JALAN CEPETAN? GAK PAKE NGOBROL!” demikian Enda meneriaki satu per satu murid-murid baru.
Aku salah satu peserta MOS yang kena bentakannya hanya bisa menuruti setiap perkataannya dan menggerutu dalam hati.
“LO, KENAPA MANYUN? GAK SUKA? GIH SANA GAK USAH SEKOLAH DISINI!” teriaknya didepan wajahku.
Yeah. DI DEPAN WAJAHKU!
“Maaf , kak” bisikku pelan menahan emosiku yang ingin meluap.

Well, itu kenangan yang kuingat bersama Enda. Sisanya, tak ada lagi. Aku tak pernah berani melihat atau berpapasan dengannya sekali pun. Lebih baik menghindar dibanding berurusan dengan senior galak seperti itu.
Aku memang tahu bahwa mereka berdua berteman dekat. Dan aku tak bisa bilang Enda jelek karena ia punya wajah imut dengan kedua lesung pipit di pipinya.
Saat itu juga, perlahan pintu UKS dibuka. Enda dengan senyum malu-malu masuk kemudian menghampiriku dan Kendall. Bagiku ia terlihat sangat berbeda sekali dibanding saat MOS sebulan lalu. Ia lebih… jinak dan pemalu! Enda pemalu??? Aneh rasanya.
“Hai, Ilona”
Aku mengangkat sebelah alisku. “Hai”
“Uhm, gue cuma mau bilang kalo gue juga suka sama lo, kok” tukasnya percaya diri.
Seketika itu juga darah di hidungku yang tadinya sudah berhenti mengalir mendadak mengucur lagi.
“Nah, keren kan sekarang kalian berdua udah tau perasaan masing-masing…”
Aku terbatuk kecil. “Bukannya bermaksud nyakitin hati Kak Enda… tapi aku gak suka sama kakak. Gossip itu… salah”
Enda shock mendengarku. Ia pasti malu sekali sekarang. Harga dirinya pasti seolah terinjak-injak.
“Terus kamu suka siapa?”
Aku menoleh kearah Kendall tanpa ekspresi. Tapi aku yakin mereka cukup pintar untuk menebak siapa maksudku itu.

***

* Kesamaan nama,tempat,peristiwa, dan lainnya semata-mata hanya fiktif belaka :) *

THANKS!

LOVE

Natasha

31 July 2012

Hidupku di SMA

Mungkin gue ini terlalu berimajinasi tinggi. Gue selalu men-cap SMA sebagai masa yang menyeramkan bagi gue. Well, di jenjang ini kita merasakan menjadi "Remaja" sesungguhnya.
Gue punya khayalan bahwa di SMA bakal ngalamin yang kayak di film-film itu loh.

Tabrakan sama cowok ganteng... terus ketemu lagi di koridor sekolah. Terus kenalan. Terus PDKT. Jadian. Hooo

Bisa juga benci sama seorang cowok populer di sekolah yang digandrungi cewek-cewek. Terus cowok itu suka ama kita. Terus yah gitu deh.

Atau mungkin yang dikisahkan di novel gue. Di saat MOS dia tabrakan sama seorang senior yang cakep. Aw. Terus dia sekelompok MOS sama cowok ganteng juga yang adalah adiknya si senior cakep. Agak complicated memang, but siapa yan gak mau punya cerita kayak gitu???

Imajinasi terakhir gue sama seperti novel favorit gue "Plizz, I'm Not Princess" yang menceritakan si Tara itu anak SMA baru... dia seorang ningrat ( GUE BUKAN ) dia tanpa sadar disukai oleh senior band-nya, Gathan... Dan gitu deh. Seru banget :(

Dan masih banyak sekali embel-embel kisah cinta SMA yang diceritakan baik di novel teenlit maupun film-film.
Mungkin gue terlalu banyak membaca novel.

Sementara di dunia khayalan gue kisahnya seru. Di dunia nyata gue... rasanya belom menemukan secercah harapan untuk mewujudkan kisah yang gue pengenin itu. Sedih sekali saudara-saudari.

Di saat MOS mana pernah gue tabrakan ama senior kalo kitanya aja gak pernah ketemu mereka? Kita juga cuma ngeliat anak OSIS doang... yang itupun ... ah abaikan.

Lanjut, gue tidak sekelas dengan siapapun yang ganteng. *HIKS*

Lanjut, kayaknya gue juga lebih musingin pelajaran daripada kehidupan-remaja-yang-kayak-novel itu.

Let me tell you......

Seminggu jadi anak SMA, rasanya biasa aja sih. Seru dan senang juga bertemu dengan guru-guru baru. Tapi belum bertemu teman baru :( Temen gue masih setia dengan si Jennifer...

Dan sudah menginjak minggu kedua ini, gue udah mulai kerasa pusingnya sekolah. PR, Tugas, Ulangan mulai menumpuk. Rasanya............. pengen ngebakar buku-buku sekolah. Mana berat sekali tas sekolah gue :( Gak heran deh gue sakit bahu & punggung terus. Dan jadwal mapel nya sejam-sejam... jadi yah. PADAT SEKALI.

Plus lagi hari ini gue kena serangan jantung mendadak ulangan fisika... open book siy... tapi tetep aja gitu loh. Aduh kayaknya beneran yah kayak kembaran guru fis gue dulu gitu...

Apa yang gue sebelin lagi??? Oh mungkin toilet sekolah tercinta gue yang jauh lebih cozy dan bersih sebenernya dari toilet SMP... tapi jumlahnya itu loh!!!! 60% waktu istirahat terbuang buat ngantri toilet.
Plus, aku rindu makanan kantin SMP :'(( Ahhh

Tapi ada banyak hal baru yang gue dapet disini. Pokoknya banyak deh. Gue ikut eskul olahraga untuk pertama kalinya dalam sejarah! Seorang Natasha, olahraga itu... uh-mazing.
Gue... apalagi yah? Menemu pengganti Bambang !! Eh ciee... ( padahal tadi bilang belom ngerasain 100% SMA) , tapi belum yakin sih. Meski kadang kalo ketemu , gue sudah mulai salting. Tapi... TIDAK BOLEHHHH  , gue harus cari cowok lainnnn :|

Apalagi yah??? Dari segi guru , gue sih lebih demen guru SMA kayaknya yah. Lebih bervariasi. Dari guru yang bikin tegang setengah mampus sampe yang pengen diriin tenda di kelas ada.
Dari yang suaranya yang kkkeenncanggg sampai volume terendah pun ada! Pokoknya, asyik.
Kayaknya bener yah kalo udah gede gini jadi omongannya lebih gimana gitu. Jadi gue agak semangat belajarnya!:p But have to admit, pelajaran abis istirahat 3 rasanya pengen di skip gitu. NGANTUKKK.

So far, gue jatuh cinta ama pelajaran BI :* dan gue mulai membenci beberapa pelajaran yang tak akan gue sebut.

Dilemma jadi anak kelas X adalah tentu saja menentukan ke jurusan apakah kitanya nanti? IPA? IPS?
80% anak X6 menjawab IPA. Sementara gue masuk ke 20% nya yang memilih IPS.
Sebenernya gue gak yakin juga masuk IPS, karena gue selalu menguap dengan konstan saat pelajaran IPS. Tetapi, IPA? IPAA??? I cant stand Physics and Chemistry!! Guru gue udah jelasin bahwa untuk masuk IPA , pelajaran IPA dan Mat kita harus >285 sementara masuk IPS , pelajaran IPS dan Mat nya harus >280. Lalu gue bertanya, gimana kalau saya gak mampu dikeduanya?

Tidak naik. Yeyy\(-_-)/

Penabur , please buka jurusan bahasa.

Well, so far beginilah kehidupan SMA gue. Gue akan terus mencari pengalaman baru disini. Gue terinspirasi guru sejarah gue... bahwa kita harus belajar dari masa lalu... Gue gak mau mengulang tindakan konyol gue dulu pas SMP pengen eksis.. gue mikir sekarang gak perlu deh. Kalo gue eksis, biarkan eksis sendiri (?).  Dan banyak hal yang gak ingin gue ulangi lagi. Salah satunya suka sama ADIK kelas. Sekian.

Quote of the Day : Cie yg gebetannya lewat terus melewatkan satu kali degupan jantung.. dua kali.. tiga kali.. terus gagal jantung.. - Raditya Dika #GUEBANGETKAK

Eh iya gue mau promosi lagi tentang kontes yang gue adakan bareng temen gue , Jennifer itu... Fan Fiction contest. One Direction pastinya... info lebih lanjut baca aja post gue sebelumnya yah! PLEASE gue butuh partisipasi kalian semua!!! Thankyou berat bagi yang ngirim! Gue suka semua karya kalian!. Ths.

Terakhir, gue baru meng-update beberapa fitur di blog ini. Salah satunya playlist lagu gue, gue re-new lagi biar keep up-to-date!!! Enjoy!xxx

LOVE

NATASHA






29 July 2012

1D FANFIC CONTEST

Hai Directioners Indonesia!!! 

Bagi kamu yang suka menulis fan fiction tentang One Direction tetapi masih malu untuk mempublikasikannya kini saatnya kamu menunjukkan pada dunia! :)

Hal ini sebelumnya sudah diberitahu di blog gue satunya 1d-indonesia.blogspot.com . Gue dan teman gue sama-sama mensponsori lomba ini untuk mencari orang-orang berbakat lho!

Berikut syarat dan ketentuannya. 

1. Usia minimal 12 tahun. 
2. Tulisan asli milikmu dan bukan terjemahan dari fanfic orang lain.
3. Minimal 3 halaman Ms. Word dengan font size 12, spasi single.
4. Tema fanfic tentu saja mengenai ONE DIRECTION. ( Boleh salah satu dari the boys / semuanya )
5. Nama tokoh utama menggunakan format [YN] singkatan dari YourName . Dengan tujuan untuk menghindari narsisme. Dan agar semua orang yang membaca pun senang! :)
6. Sertakan judul maksimal 5 kata.
7. Tulisan harus semenarik mungkin dan menggunakan bahasa yang baik pula :)  Boleh juga bagi kalian yang berbahasa Inggris baik menggunakan English!

Dan ini apa yang harus kalian lakukan jika tulisan kalian memenuhi syarat diatas.

1. Kirim tulisan kalian ke one_directionID@yahoo.com dengan subject "1D Contest" bagi yang tidak menulis , tulisan tidak akan dibaca.
2. Batas pengiriman jatuh pada tanggal 15 Agustus 2012
3. Sertakan identitas diri kamu ( Nama , Usia , Alamat , Username Twitter/FB/Blog/Email/Website , No Telp atau pin BB jika punya ) 

1 orang pemenang beruntung dengan tulisan yang paling menarik akan mendapatkan DVD LIVE TOUR UK IMPORT .  Dan tulisan-tulisan yang menarik lainnya akan dipublikasikan di blog kami 1d-indonesia.blogspot.com . 

Jadi siapa yang berminat??? Bisa segera kirim cerita kamu dan menangkan hadiah DVD LIVE TOUR! Woooo!!!

Untuk keterangan lebih lanjut bisa hubungi :

BB : 22A5C82B
HP : 082260828868

Directioners yang sudah baca ini boleh bantu sebarin yah! Karena contest ini akan kami batalkan jika kami menenerima kurang dari 12 cerita.
Thanks for your participation!
Love
1D LOVESTORY INDONESIA 

24 July 2012

First Day Study in New School!

okeh judulnya mungkin akan membuat kalian  berpikir ... penting banget yeh gue tau gimana rasanya belajar hari pertama di sekolah baru. Tapi sekedar info ini blog pribadi. Jadi kalau tidak suka yah udah ngapain baca?

Di hari selasa yang cerah ini gue awali dengan mimpi yang aneh. Gue lupa seperti apa mimpinya yang pasti tidak cukup enak. Gue terbangun pukul 5 tepat. Dan gue selesai siap-siap segala macam pukul setengah 6. Jam segitu pun gue udah buru-buru sarapan karena tidak sabar ingin berangkat pagi. ( Yeah aku anak rajin ).

Oh bukan hidup namanya kalau mudah. Gue udah cemas ketika jam di dinding menunjukkan pukul 6 tetapi supir gue belum menunjukkan batang hidungnya.
Resah dan gelisah menunggu di sini.... di sudut rumahku... tempat yang dia janjikan... ( ehh )
Dan benar aja setelah gue telpon berkal-kali. Jam 6 lewat 5 menit dia menelepon dan mengatakan tidak masuk. YEAH. FYI , Rumah gue jauh dari rumah. Perlu melewati jalan protokol yang pannjaaaanggg dan macet jika terlambat sedikit saja.

Untung aja gue punya kakak yang bisa menyetir mobil dan sudah cukup umur dan tau jalan. Thanks to her so much! She's my pretty guardian angel :')
Gue mengawali hari dari semangat banget mau belajar jadi kesel, bete, takut , cemas , grogi jadi satu. Lucunya, gue belum terlalu hafal jalan ke sekolah sendiri!!! \(-_-)/
UNTUNG SAJA GUE MASUK PINTU GERBANG SEKOLAH TERCINTA GUE TEPAT PUKUL SETENGAH 7 DAN BEL BARU SAJA DIBUNYIKAN! OH TUHAN!

Hanya karena-Mu Tuhan, saya tidak jadi apel 5 hari.

Oh gue merinding lagi rasanya ketika siapapun-guru-yang-mencegat-gue-tadi-pagi maaf pak saya murid baru belum hafal nama semua guru.... beliau menyuruh gue untuk mengikat rambut. Dan gue tentu aja dong nurut ngiket rambut dengan embel-embel "sekalian saya jalan ke kelas yah pak!" okay gue jalan... dan ketika gue naik tangga... ada guru lagi negor gue dari bawah. Gue juga gak tau siapa dia. Dia menyuruh gue mengikat rambut gue di tempat. Aduh takut amat deh pak saya gak bakal iket rambut. Terakhir saya ngecek saya bukan model shampoo kok. Dan tenang saya alim.

Setelah insiden "kecil" itu akhirnya gue berhasil masuk ke kelas tercinta gue X6 dan duduk manis bersama teman sebangku , Jennipred.

Pelajaran pertama diawali oleh guru Bahasa Indonesia dengan kode SNT. First impression gue adalah gue gak pernah diajar BI oleh guru cowok. Gitu aja sih. Well kayaknya dia cukup enak buat guru BI dan disiplin tentu saja. Sekolah ini disiplin, disiplin, dan jauuuhh lebih disiplin dari SMP gue. Jadi yah gue harus menerima konsekuensi dari pilihan gue.
Berani memilih berani bertanggung jawab. Hehey.

Gue belom belajar karena kita belom dapet bukunya jadi yahh hanya perkenalan gitu deh. Lalu pelajaran dilanjutkan oleh Mandarin. Euwwww pelajaran "favorit" gue nih. Oh di hari pertama saja gue sudah diberi tes penyegaran untuk mengukur sejauh mana kemampuan mandarin kami. Dan voila! gue bisa menjawab setidaknya 15% dari soal itu. HAHAHA.

Pelajaran ketiga dilanjutkan oleh Bapak Lucky satu-satunya guru yang gue kenal baik karena matrikulasi beberapa minggu lalu itu. Beliau masih seperti yang gue inget di hari pertama gue juga merasakan SMA baru. *endus-endus*.

Tak terasa istirahat! *skip*

Bel berbunyi dan jreng jreng!!! Saat mendebarkan bagi murid kelas 10... yaitu... penentuan SENI.
Ada empat pilihan yang disediakan yaitu musik, vokal , tari , dan rupa.
Berhubung gue hanya bisa meniup suling dan menggebuk drum , menari-nari gak jelas jika tak ada orang dirumah , dan hanya bisa menggambar hangman... alhasil terpaksa banget gue ikut vokal. Lagi.
Masalahnya gue tak akan ragu jika gue tidak tau SIAPA gurunya. Justru itu masalahnya. Gue TAU SIAPA GURUNYA. Well, no offense pak Rudi, karena bapak saya gak mau padus lagi :'( takut.
Okeh okeh saya akuin suara saya fals. Suara saya alto sendiri sementara cewek-cewek lain sopran :((
Apa daya toh??

Gue bener-bener merinding sekali pelajaran seni. But kayaknya tidak semerinding dulu gue padus.
Lebih rileks.

Oh lucunya ada beberapa anak tari yang "kebuang" dan berniat ke vocal. Dan untung aja masih banyak bangku tersisa. Teman-teman tak terprediksi gue adalah Agnes ( well, si ambon satu ini emang bagus sih suaranya! Lo keren banget nes nyanyi butiran debu-nya!:p) , Chelsea , dan Esther.
Bagus deh. BANYAK TEMENNN. Bisa pas gitu yah kelas gue paralel seni sama kelas dimana teman-teman dekat gue berada :')

Bel berbunyi. *SKIP* istirahat 2.

Kembali lagi ke kelas... melanjutkan pelajaran Ibu Frida. Menurut gue pribadi , beliau seperti guru SMP gue dulu deh. Sifat dan suaranya mirip Bu Tince dengan wajah seperti Ibu Erpi. Batak-mania!!!! <3
Mungkin gue bisa "melek" dipelajaran ini :) Oh btw, dia juga disiplin. Jadi yah gitu deh.

Pelajaran selanjutnya adalah............ apa yah? :/ TIK yah kalo gak salah....
Begitu aja sih pokoknya.

Bel berbunyi. SKIP istirahat 3.

WOW. The next subject is my another "favorite" subject's too... PHYSICS! woohoo.
Dan sadly, guru-nya * lagi-lagi No Offense pak!!* seperti mantan guru fisika gue di SMP. *no mention*.... well, tapi kayaknya sih lebih baik.
Kami diberi hadiah 7 nomer PR. Well, beliau juga disiplin. Jadi yah... gitu deh.

PELAJARAN TERAKHIR harusnya sih geografi tapi karena katanya gurunya sedang berhalangan hadir maka-lah diganti oleh guru biologi.
Untungnyaaa ibu satu ini ( aduh lupa namanya :| ) lembut begituu. Yahhh 11-12 lah sama bu sisil. I miss you bu sisil :'(((

Gue malah baca 3Zine sama Jennifer. *Oh yeahh we just found out that our class, x6 itu horror. Kata kata kakak kelas pernah ada penampakan kuntilanak. SESUATU YAH!!! Kayak gue takut aja. *sebenernya takut sih... * *

DAN NETNENET * ah gak tau gimana bunyi bel-nya :p masih asing di telinga gue* berkumandang. Tanda kami selesai belajar. Oh what a life!
Satu yang gak gue sangka sebenernya... bel nya jauh lebih... sesuatu dari sma di smp gue dulu.
Bel sekolah gue kayak jingle apaaaaa gitu...


Yahhh sekilas seperti itulah gambaran hidup gue hari ini :-) cukup berkesan sekali. Gue cukup enjoy belajar di kelas yang baru. Apalagi anak teladan duduk paling depan dong. *sebenernya gara2 telat dateng aja jadi dapet bangku tidak strategis begini*



Ada beberapa hal yang perlu dibiasakan di SMA. 


1. LEBIH DISIPLIIINNN
2. Duduk ber-2.
3. Membentuk formasi "ujian" ( dengan seluruh meja dan kursi dipepet ke paling depan yang sangat ribet)
4. Istirahat tiga kali tapi  bentar-bentar.
5. LEBIH FOKUS DAN RAJIN BELAJARRR

Sekian.

PS : Belum menemukan gebetan baru nih. Boleh dibantu cari teman-teman satu sekolah / kakak-kakak kelas yang membaca ini. Syaratnya : cowok. Gitu aja sih.
PPS : Gagal nih mau balik jadi bad-girl di sekolah baru kayak kelas 7 dulu gitu. Beda bung! x_x konsekuensinya cukup berat disini :(
PPPS : Aku sudah seminggu jadi 15 tahun. #DanAkuHarusMengatakanWOWWWW
BTW happy birthday teman SD-ku bulcul, Vostino Immanuel Tanod!
PPPPS : Gue daftar di futsal yang jadi impian gue dari SD. Dan gue diizinin nyokap!!! AHHH <3

Well sorry yah teman-teman gue gak bisa sering post. Entah kenapa sulit mengumpulkan niat menulis belakangan ini :( SORRY!!!

Selamat menjalankan ibadah puasa bagi teman-teman yang menjalankannya! :D

God bless

Natasha


17 July 2012

15th Birthday!

okay... jadi hari ini gue bertambah umur. Well, kerasa tua juga tiba-tiba sudah dipertengahan belasan tahun begini.

Apa yang gue rasakan hari ini terlihat normal-normal saja. Sangat jauh berbeda dengan ulang tahun biasanya. Mungkin karena gue lagi MOPDB kali yah....

Well, tidal ada yang special. Bener deh. Gue malah ngerasa bego mikir hari ini hanyalah orang-orang tak waras yang mengucapkan gue selamat ultah. Hhmm...

Tidak ada hal buruk yang terjadi.

Hanya saja sedih gitu lohhh di hari berbahagia lo , kakak-kakak OSIS yang cantik-cantik dan ganteng-ganteng ini pada berteriak-teriak begitu.

But it's fine. Gue udah puas melihat adik-adik kelas gue di SMP disiksa, kali ini gantian gue yang disiksa dan tersiksa. Aihh...

Yang bikin gue tertawa hari ini adalah ketika gue dan teman sekelompok gue minta tanda tangan, kita disuruh nyanyiin yel-yel kita pake huruf "U" semua. Gue nangis ngeliat temen gue, Fritz itu paling heboh sendiri. Gue nangis beneran :')

Oh iya gue juga disuruh nyanyiin yel-yel kelompok gue diulang-ulang terus di depan anak-anak kelas 12 pula :| Malu malu deh. Tapi bukannya itu-kah yang dilatih kakak-kakak kelas gue yang baik mau meluangkan waktu belajar mereka untuk gue dan teman-teman kelas X??? UNTUK LEBIH PERCAYA DIRI!!! dan tidak egois pastinya melupakan teman-teman di kelas kami yang minoritas atau pemalu atau yang lainnya. Cause We Are One!!!

Hahahy.. so far gue udah menangkap banyak sih maksud mereka bikin semuaaanya serba sama :')

Semangat MOPDB tinggal 2 hari lagi. Setelah itu, resmi menjadi murid SMA!

Woopss

Natasha, the birthday girl :P

PS : I MISSED 17:07 :'(