Hey there!

I'm Natasha, the author of this blog. I'm also a psychology student who is working hard to be a novelist. I like thinking deeply mainly about life. I'm not a wise person, I'm simply just a girl who wants inspire the world through my writing.

Hope you enjoy every single of my posts.

Lots of love!
Natasha

PS : Feel free to comment on my posts, I will definitely reply to your comment!


BLOG READERS SURVEY
Please kindly do this survey, it will only take a little of your time! :)

01 September 2013

Getting Close to Natasha IX

Kali ini gue mau membahas kehidupan di masa depan gue. Bagaimana kira-kira yah hidup gue di masa depan? Well, masa depan memang misteri. Kita gak bisa memprediksi dan gak ada yang bisa mengetahui gimana masa depannya. Itu semua rencana Tuhan saja. (Ams 23:18)
Tetapi bukan berarti sekarang kita hanya berserah begitu aja tanpa berjuang melakukan apapun supaya kita punya masa depan yang baik.

Orang bilang anak-anak harus sekolah supaya gede nanti bisa pinter dan bisa kerja yang baik.
Meski banyak anak-anak yang serius dengan sekolah tapi banyak pula yang tidak. Banyak juga yang merasa dirinya gak bisa bertahan dalam hal akademis. Banyak yang menyia-nyiakan kesempatan belajar di sekolah yang bagus, guru-guru berkualitas, dan fasilitas yang baik. Sementara ada banyak anak yang gak bisa sekolah karena gak ada biaya.

Kenapa begitu? Menurut gue anak-anak yang menyia-nyiakan sekolah itu adalah anak yang sudah terbiasa hidup enak, bahagia, dan tenang. Mereka tidak tau pahit dan kerasnya hidup, mereka cuma tau manis-manisnya aja. Ironis mengingat orang-orang(termasuk gue sih) malas-malasan sekolah dan membuang kesempatan untuk menimba ilmu sementara banyak anak-anak yang berjuang untuk sekolah. Perlu ditekankan juga sekolah itu untuk mencari ilmu, keahlian, dan ketrampilan supaya kita bisa jadi manusia berkualitas di masa depan. BUKAN mencari nilai ataupun ijazah.


Oh, ternyata bekal buat di masa depan tidak cukup hanya dengan sekolah. Akademis itu tidak cukup. Ada kalanya hidup ini harus dilihat diluar dari ilmu yang kita dapat. Buat apa punya banyak ilmu, tetapi kita tidak bisa bergaul dengan orang lain karena tenggelam dengan rencananya sendiri? Dan ditambah lagi tidak punya kasih untuk memberi dan berbuat baik kepada sesama?
Gue bilang hal-hal yang tampak kecil itu sebenarnya juga salah satu faktor penting untuk menjadi sukses.
Contoh si X pengen jadi pengusaha katering sukses. Pertama, tentu si X harus punya keahlian memasak lalu dia juga harus punya modal untuk memulai bisnis katering. Dia butuh yang namanya kreativitas untuk memberi menu supaya orang tertarik.
Setelah semua itu komplit. Hal pertama ketika membuat bisnis baru adalah mempromosikan. Dia butuh orang-orang untuk mencicipi makanannya supaya orang merasa tertarik dan akhirnya mempromosikan katering milik si X ini. Kita butuh yang namanya relasi. Sebanyak relasi yang kita punya, makin besar peluang untuk katering kita dipromosikan, dan dijamin akan banyak pula yang memesan katering.
Dan yang tak kalah penting, supaya bisnis tetap lancar, yang tidak boleh dilupakan adalah memberi kembali kepada Tuhan apa yang sudah ia berikan. Contohnya bisa aja si X ini membagi-bagikan makanan kateringnya untuk acara kegiatan sosial di panti asuhan atau anak-anak jalanan.
Yang terakhir inilah yang sering diremehkan orang-orang. Ingat apa yang kita tabur itu pulalah yang akan kita tuai.

Cukup ngelantur-nya. Kembali ke masa depan gue.
Waktu TK, gue inget gue itu benci sama pelajaran melipat dan menggambar. Waktu kecil, ketika hobi anak-anak cewek adalah main barbie, masak-masakkan, dan lain-lainnya... gue malah hobi membaca. Gue suka banget baca majalah sejenis bobo, ino, dll. Gue juga suka main sih (namanya juga anak-anak). Gue suka main ayunan, perosotan, dan mandi bola :')
Cita-cita gue : Dokter. (Karena dulu gue sakit-sakitan jadi ngeliat dokter itu kayak seorang yang hebat bisa menyembuhkan gue...)

Lanjut SD, gue mulai sadar gue emang gak bakat menggambar. Rasanya tertekan waktu harus terpaksa menggambar di kelas gambar. Gue juga benci banget ketika disuruh bikin prakarya. Kerjaan gue gak pernah rapih dan gue bego banget mendengar instruksi. Oh dan gue juga benci waktu kelas 6 belajar listrik(FISIKA) yang membuat gue nangis waktu ujian praktek... pelajaran nari karena gue tidak pintar menghafal gerakan nari dan gue kurang lincah... oh dan tak lupa gue juga kurang teliti dalam matematika meski gue cukup suka dan mahir mengerjakan matematika. Hihihi
Yang gue suka saat SD membaca novel teenlit, main drum(karena gue les), menyanyi di paduan suara, olahraga, dan membuat ide-ide menarik tentang majalah.
Cita-cita gue : Dokter, Guru, Penulis

Beralih ke SMP, gue semakin sadar apa yang menjadi kekurangan dan kelebihan gue. Nilai gue di SMP parah-parah apalagi kelas 7. Di rapot gak ada yang 8 sama sekali. Dan gue nyaris gak naik. Gue mulai membenci pelajaran matematika karena susahhh banget. Gue semakin serius dengan nulis, dan gue menyukai biologi karena gurunya asyik (Bu Sisil!! I miss you bu xxx), gue suka juga ama PKn & IPS , dan tentu saja bahasa Indonesia, hahaha. Di kelas 9, sepertinya gue udah punya keinginan buat kuliah psikologi dan dari SMP pula gue juga udah yakin gue masuk IPS.
Cita-cita gue : Penulis / Psikolog

Melihat diri gue yang mengenal diri gue cukup baik. Seharusnya di SMA gue udah mantap dengan tujuan hidup gue. Namun, malah semakin dekat dengan kuliah... gue malah makin galau. Gue yang udah mantap mau psikologi jadi goyah. Apa sih tujuan hidup gue sebenernya??? Gue suka nulis tetapi gue tidak tertarik untuk belajar macam-macam sastra Indonesia yang bikin ngantuk. Mungkin teman gue benar, kalo nulis itu hobi yang juga merupakan talenta gue. Gue ragu jika mau kuliah psikologi... gue bakal jadi apa nanti? Di Indonesia, psikologi belum menjadi sesuatu yang umum di masyarakatnya.
Semakin besar gue harus mikir juga gimana nanti gue kerja...

Lantas gue tiba-tiba mendapat ilham menjadi perawat rumah sakit. Gue gak tau kenapa tapi emang cocok dengan keinginan di lubuk hati gue yang paling dalam untuk merawat,menghibur orang. Hihihi. Tapi itu ditentang dan dianggap keinginan yang aneh sama orang-orang terdekat gue. Gue kepikiran juga untuk kuliah jurnalis. Selain karena yang namanya media itu gak bakal mati, gue juga suka nulis, dan kebetulan pintar juga berbicara walau gue pendiam. Kuliah yang gue idam-idamkan juga waktu SMP yaitu kriminologi... terasa sulit untuk benar-benar dilaksanakan... atau kuliah dokter yang menurut gue udah sulit dijangkau karena gue juga anak IPS...

Well, memang studi yang gue inginkan itu gak penting semua. Studi yang kalo di Indonesia itu masih jarang yang mau dan pilihan pekerjaannya pun sedikit. Mungkin gue terlalu banyak nonton film luar negeri dan berharap bisa jadi agen mata-mata kayak di Amerika...
Sekarang rasanya masih abstrak apa yang menjadi keinginan gue sebenarnya. Gue punya rencana kalo kelak gue bakal bekerja di majalah atau stasiun televisi gitu di bagian menulis atau ide-ide pastinya. Lantas gue juga sambilan menulis novel untuk menambah penghasilan ~ Tetapi jurusan yang ingin gue ambil adalah psikologi tetap saja. Karena gue gak bisa pungkiri suka banget sama hal-hal yang diajarkan di psikologi. Gue berharap bisa mengunjungi rumah sakit jiwa.......
Toh psikologi masih berhubungan dengan yang namanya manusia dan gue bilang berguna juga jika bisa memahami karakter, tindakan, dan sikap manusia buat menulis.


Sejak di SMA gue jadi memfokuskan diri gue untuk mengejar nilai... karena jika gak dapet nilai bagus... gue bisa gak naik. Ilmu seperti masalah belakangan sejak SMA.... dan gue takut nanti gue juga berpikir seperti itu... memfokuskan diri untuk mencari uang tanpa menyukai dan merasa bangga dengan pekerjaan yang gue kerjakan...

UHM, sepertinya itu saja yang gue bahas kali ini. Masa depan gue mungkin tidak jauh seperti yang gue  rencanakan jika Tuhan menghendaki. Bisa juga, apa yang gue bayangkan itu berubah karena suatu hal yang tidak kita ketahui..............


Salam
Natasha

PS : Rasanya senang sekali gak ada PR maupun ulangan di hari Senin :') Merdeka!!




15 August 2013

안녕!!

Helloo I'm still alive, fellas.
Selama ini gue enggak nge-blog karena yah selain sibuk (sibuk jadi pembantu beres-beres rumah, baca novel-novel terjemahan, dan menulis pastinya) gue juga gak tau apa yang mau ditulis.
Giliran lagi punya ide biasanya juga gue gak punya mood nge-blog. Entah kenapa... kangen juga sih bisa aktif nge-blog kayak dulu lagi.
Tapi toh semuanya berubah. Gue gak punya waktu-waktu luang yang banyak kayak dulu lagi apalagi bentar lagi udah mau masuk sekolah lagi aja. Aduh...
Rasanya masih pengen libur lagi! Pengen libur setahun :') Sebel deh giliran lagi ada ide melimpah dan mood bagus buat nulis, eh bentar lagi masuk sekolah. Banyak ulangan menanti lagi... hiks. Kembalikan waktu-waktu berharga ini, Tuhan :(
Kalo diliat di kalender lagi, kayaknya gue gak bakal ketemu hari libur lagi sampe.... sampe.... DESEMBER?! Apakah ini hanya mimpi???? Gak ada libur panjang lagi sampai kurang lebih 4,5 bulan! Mati deh....
Untung aja masuk IPS lebih SEDIKIT ringan dibanding masuk IPA, jadi mungkin gue masih bisa punya sedikit waktu luang buat nulis lagi. Kalau gini caranya kapan bisa nerbitin buku beneran?
Kenapa juga rasanya gue makin gak niat sekolah padahal udah penjurusan dan gue udah gak ketemu lagi ama pelajaran-pelajaran mematikan (FISIKA-KIMIA). Gue padahal suka lho sama pelajaran-pelajaran IPS tapi tetap aja rasanyaaa gue malessss banget sekolah dan menjalankan sekolah.
Gak kerasa juga sih kalo dipikir-pikir udah kelas 11 terus naik kelas 12(AMIN) terus gak sekolah lagi...
Hiks, gak mau sekolah :(

Ngomong-ngomong tentang nerbitin buku... banyak yang pasti bingung juga ngeliat gue yang suka di depan komputer, berjam-jam setiap hari tapi gak menghasilkan satu buku pun sampai sekarang.
Well, ini alasannya.

1. I'm lazy and moody
Gue sering males nulis atau gak punya mood nulis. Kalo gue paksa nulis pun hasilnya bakal jelek banget dan bisa-bisa gue bikin jalan cerita novel gue gak karuan.

2. I'm a busy student
Sekolah 40 jam seminggu ditambah berjam-jam setiap harinya untuk belajar ulangan, ngerjain pr, bikin tugas itu bukan waktu yang singkat. Waktu luang gue di hari sabtu dan minggu pun kadang harus dikorbankan untuk hal lain seperti BELAJAR , BELAJAR, dan BELAJAR. Memang apalagi sih kerjaan murid selain belajar?

3. It's not easy to write 100 pages.
Okelah gue suka nulis dan sering dapet ide... tapi sulit juga lho merangkai ide-ide itu jadi sebuah cerita yang enak dibaca. Belum lagi jumlah halaman yang kerap meneror gue. Kadang gue suka gelisah sendiri mikir kok masih halaman 50-an tapi cerita gue udah mau berakhir gitu??? Alhasil, gue harus mencari akal... apalagi yah yang adegan-adegan selingan yang buat menunda sedikit klimaks-nya???
Walau gue suka nulis, tapi gue juga tetap murid sekolahan yang benci disuruh gurunya nulis tugas 2 halaman. 2 halaman aja rasanya beeeeerrraaattt banget apalagi 100 bahkan 200 halaman?

4. It takes time
Menulis butuh waktu. Bukan waktu singkat melainkan waktu yang panjang untuk menyelesaikannya supaya bisa jadi karya masterpiece. Semuanya harus disusun sedemikian rupa supaya hasilnya bagus.
Untuk bisa hasilnya bagus, ada prosesnya. Harus banyak baca dan menonton supaya dapet ide dari karya orang lain(bukan plagiat lho!), banyak-banyak baca (lagi) buku pengetahuan supaya karya bermutu sedikit, dan butuh waktu berpikir lalu merasakan emosi novel itu sendiri....

5. Et cetera
Selain alasan dari diri gue sendiri, pastinya ada faktor eksternal. Ada ajaaa hambatan gue nulis seperti diajak gossip dan ngobrol seru ama temen-temen, disuruh ini-itu ama mama, jalan-jalan buat menghilangkan penat, dan alasan-alasan lain yang diluar dari gue.



Oh lupakan tentang masalah nulis. Gue belakangan ini lagi sensitif kalo ngebahas tentang pacar... iya deh gue belum pernah pacaran. Gue gak ngerti dan gak tau rasanya kayak apa. Gue pengen tau, tapi rasanya gue emang belum mau tau. (You know what I mean) , 'cause I'm tired of my own love-story.
Melihat orang-orang disekeliling gue udah mulai taken, bikin gue iri sebenernya.... tapi di satu sisi gue tau gue bukan orang yang betah duduk berduaan, ngomong pelan-pelan atau diimutin, atau hal-hal seperti itulah. Gue pemalu tetapi kaku. Gue suka hal-hal romantis dan gue sendiri juga cukup romantis tapi gue gak suka diromantisin. Gue ngakunya pernah jatuh cinta tapi gue tau gue gak pernah.
Well, terseralah orang-orang mau pacaran kek, kawin kek sekalian, sementara gue disini ays dan merana sendirian dalam kesepian (wueek) ... yang penting gue bahagia. (cuih)
Tetapi dibalik rasa itu gue juga mulai sadar akan suatu hal... bahwa cinta itu gak perlu lihat jauh-jauh atau berharap jauh-jauh... cukup lihat sekeliling kita aja. Dan sebenernya disitulah cinta kita berada.
Gue sudah bertekad prioritas hidup gue untuk sementara adalah mengejar mimpi gue menerbitkan novel sampai bestseller dan jadi no #1 di New York Times terus novel gue diadptasikan jadi film. Tidak terlalu mustahil karena gue yakin gue cukup mampu asal gue mau bekerja keras dan mencurahkan perhatian gue kesana.
Pasti adalah yah waktu dimana gue mulai sadar ini waktunya...
Tapi gue tidak tau deh yah kalau Tuhan berkehendak lain. Tidak ada yang tau rencana Tuhan kan.


Lupakan masalah cinta lagi. Sekarang ke malasah tentang hidup gue di rumah belakangan ini. Gue kedatangan sepupu-sepupu dekat gue di Jakarta yang nginap di rumah karena senasib mbak masih pulang kampung.
Begini nih. Gue suka anak-anak(inget anak-anak! bukan bayi). Gue juga suka kedamaian dan ketenangan.
Tetapi setelah kehadiran ketiga sepupu kecil gue yang lincah, bersemangat, dan aktif itu membuat gue bertanya-tanya lagi... sebenernya gue ini suka gak sih ama anak kecil? Apa mungkin karena sifat gue yang pada dasarnya sabar sama siapapun membuat gue menyangka gue ini suka anak-anak padahal gue gak suka sama sekali soalnya anak-anak itu berisik dan bertolak belakang dengan kedamaian dan ketenangan yang juga gue sukai???
Mungkin jawabannya iya. Gue merasa terganggu sebagai anak remaja normal karena kebebasan gue direnggut. Ini aja gue bisa pake komputer karena mereka lagi pergi. Tapi seru juga sih yah bisa bantuin tante gue ngurus anak kecil soalnya gue anak bungsu jadi gak tau rasanya punya adek. Lumayan lah yah buat pengalaman jadi baby sitter.
Seru juga sih main bareng ( gue pura-pura pro gitu bikin kalung dari manik-manik dan aksesoris lainnya padahal gue benci dan bodoh di pelajaran kerajinan tangan)
HIKS tapi sedih lagi kalo inget mereka teriak-teriak, nangis, dan berantem terus sehingga gue pusing dan gue gak bisa nulis atau baca atau dengerin musik atau santai di rumah sendiri...
Don't worry I can handle it though.


Gue lagi excited juga nih rencanain pergi jalan-jalan Desember nanti sama cici gue. (Iya... iyaaa... gue tau Desember masih lamaaaa, tapi namanya liburan cuma sekali setaon harus direncanakan matang-matang biar seneng nanti)
Gue bakal nangis sih kalo ke Inggris + Irlandia :') It's going to be fun, tapi gue pengennya sih bisa perginya pas summer biar bisa liat dalemnya Buckingham Palace!! WUAAA! Tapi pas winter juga gak apa kok. Kapanpun gue mau deh asal ke London dan Wolverhampton tempat my boy tinggal.
Kemungkinan besar gue juga bakal menjelajah Eropa bagian timur atau ke Jepang. Gue mikir kalo di kedua belah dunia itu gue makannya gimana... denger-denger di East europe makanannya gak enak sementara di Jepang gue gak bisa makan seafood atau makanan aneh-aneh yang gak bakal sudi gue telen (?) Lumayan sih kurus (HAHAHA, ANDAI ANDAI BISA KURUS ... )
We'll see deh kemana gue akan menginjakkan kaki Desember nanti... apa jangan-jangan gue bakal pulang kampung ke Malang? Oh semoga.... tidak. I love my hometown but I love my future home(England) more. Hihihi.


Jadi begini saja curhatan gue seputar kehidupan gue yang begitu-begitu saja. No drama , no stupid conflicts, no cries. Lucky, I'm just a normal girl.
By the way, gue lagi ketagihan baca novel-novelnya Cecelia Ahern ( yang nulis PS I Love You) dan juga buku-buku lain seperti ilmu psikologi. Padahal gue udah gak gitu suka baca... tapi tetep buku itu the best!!! Bener-bener sumber ilmu banget.
Gue juga masih setia dengan One Direction. Gue bukan penggemar ekstrem yang tiap hari, tiap jam, menit, detik mantangin timeline Twitter atau gossip-gossip seputar 1D. Gue hanya sebatas mendukung karya-karya mereka. Gimana nih mereka jadi cover majalah-majalah yang harganya lumayan, punya parfum, film-nya mau keluar, buku baru-nya juga mau terbit, mereka bakal bikin album ketiga, 1D world bakal buka di Singapore!!! (Oh NOOO) dan gossipnya mereka juga mau konser di Indo!!! AHHH!
Gue tidak seperti anak cewek kebanyakan yang boros dalam urusan baju, sepatu, tas, dan aksesoris karena sering ke mall. Sebaliknya, gue patut dibilang geek dan freak sekalian karena boros di toko buku, toko buku, toko buku, dan... restoran! HAHAHA Who cares btch!!!


Sekian
Love
Natasha

PS : Oh ya... belakangan ini gue sering mimpi aneh-aneh dan sering mimpi tentang sekolah. (Apa ini pertanda gue kangen sekolah???)
PPS : Happy belated birthday Yoo Jae Suk & Happy Birthday to Ace Jihyo!






23 July 2013

Lonely?

Sudah jadi sifat buruk gue sering mendadak merasa kesepian sendiri. Meski memang hidup gue sepi ~
Gue memang suka suasana yang tenang, sepi, dan damai... tapi yang namanya kodrat manusia sebagai makhluk yang harus bersosialisasi, gue gak bisa hindarin kalo teman itu segalanya bagi gue.
Gak ada teman hidup mau jadi apa?
Sering gue liat terutama di 9Gag gitu, banyak orang luar yang lebih memilih mendem di kamar maen games dan membuat dunia mereka sendiri. Gue juga kurang lebih seperti orang-orang itu kalau udah menyangkut hobi. Pasalnya, gue punya hobi yang butuh ketenangan dan kalau bisa sender. Baca... nulis... dengerin lagu...
Enak rasanya jika bisa melakukan itu setiap hari, tetapi kembali lagi kepada masalah bersosialisasi itu.
Sepi dan hampa kalau gak ngomong atau minimal chat sama temen atau keluarga kita.

Sebagai anak dari single parent, cici dengan jarak umur yang lumayan jauh (ditambah dia tidak single), teman dekat yang sudah teralihkan perhatiannya oleh cowok, dan JOMBLO... gue sering merasa kesepian.
Kadang sepi itu udah hal yang biasa bagi gue, jadi gue merasa tidak masalah sama sekali. Gue malah suka karena gue bisa konsentrasi dengan kerjaan gue.
Tapi, kadang gue juga merasa sedih karena kesepian..............

Gue tau bukan hanya gue yang kesepian di dunia ini. Banyak orang yang kesepian dan mereka melarikan diri dari kesepian itu ke hal-hal yang negatif. Ada yang pake narkoba, ada yang mabok, ada yang jadi PSK, ada yang melakukan tindakan-tindakan kriminal...
Well, sebagai seorang pelajar gue tau itu buruk. Sangat. Meski gue sangat kesepian pun, gue gak akan mau terjerumus ke hal-hal kayak gitu. Hal-hal kayak gitu hanya merugikan gue dan masa depan gue kelak yang sedang berusaha gue atur dari sekarang. 
Oleh karena itu, gue berusaha sebisa mungkin melarikan diri ke hal lain. Hal yang lebih baik.

Gue memilih tenggelam dalam dunia khayalan gue (alias nulis novel). Ketika gue masuk dunia imajinasi gue itu rasanya jadi lebih menegangkan. Gue seakan bisa merasakan apa yang dirasakan setiap tokoh buatan gue. Gue seakan hidup di dalam dunia itu. Dan gue merasakan ketegangan konflik yang dialami tokoh gue itu. Bahkan gue suka merasa gue ini adalah si tokoh buatan gue itu sendiri...
Memang terdengar aneh bagi orang normal yang mampu bersosialisasi dengan baik jika melihat kebiasaan gue yang gak jauh beda ama anak kecil atau autis.

Selain lari ke dunia fiksi gue sendiri, gue juga lari ke dunia fiksi buatan orang lain (alias baca). Baca buku itu jauh lebih seru daripada nonton filmnya. Karena di buku semuanya dijelaskan secara terperinci sehingga ceritanya jauh lebih ngena. Sementara kalo di film itu memang kita gak perlu susah harus ngebayangin... tapi ceritanya pun seringnya dipotong :')
Rasanya juga sama menyenangkan ketika masuk ke dunia fantasi pengarang apalagi pengarang yang udah bestseller bukunya... kayak bener-bener nyata ceritanya.

Pelarian gue memang ke dunia khayalan gue. Gue jadi cenderung hidup di mimpi dan mungkin juga terikat disana. Sebel gue ketika gue suka bayangin yang aneh-aneh padahal di aslinya itu... udah gak mungkin terjadi. Pesimis? oh tidak. Memang harus diakui, kita boleh aja bermimpi sesuka hati kita tetapi kita tetap harus sadar ada beberapa hal yang memang tidak dapat kita raih.
Pengen jadi istri Justin Bieber? Well, itu udah sangat mustahil bagi gue. Kemungkinannya yah 1 : populasi cewek remaja di dunia. (Gue tidak berharap ngomong-ngomong jadi istri Justin Bieber.... ini hanya perumpamaan).

Sakit ketika harapan tidak sesuai dengan kenyataan. Lagi-lagi itu bukan suatu hal yang baru bagi gue.
Memang guenya sendiri yang kayaknya menjerumuskan diri ke sakit hati. Gue sendiri yang membuat diri gue putus asa....
Mungkin gue terlalu banyak berharap dan bermimpi tanpa melihat dunia nyata. Dunia yang sebenarnya gue tinggali....

Remember everytime when you feel lonely, God is still there with you :)

Love
Natasha yang kesepian

PS : Libur lebaran sebentar lagi!!! ahhh
PPS : Happy 3rd Anniversary ONE DIRECTIONNNN<3 boys="" my="" nbsp="" of="" p="" proud="">




19 July 2013

Daughter's Race [Running Man]

Seperti halnya dengan One Direction yang diperkenalkan oleh teman gue. Kali ini, gue juga diperkenalkan Running Man dari cici gue yang kemudian dipanas-panasi oleh temen gue.
Awalnya gue lagi gak tau nonton apa di TV. Gue inget itu Jumat malem dan gue cuma gonta-ganti channel... sampe gue berhenti di channel korea gitu.
Kebetulan malem itu running man lagi maen. Cici gue bilang nonton itu aja. Jadinya yah gue nonton aja.
Sebelumnya gue udah pernah denger Running Man dari siapa saja. Gue gak punya bayangan jelas apa itu running man. Gue kira acara itu kayak drama korea yang ceritanya tokoh utamanya lari-lari....
Well, ternyata acara aslinya sangat berbeda jauh dengan bayangan gue.

Malam itu gue nonton episode 138 (dan sampai sekarang menjadi episode favorit gue! Selain karena my first episode, episode itu juga lucu banget!). Itu yang waktu Athletic Club vs Theatre Club.
Gue ketawa waktu liat mereka lomba makan...

Sejak nonton itu, gue jadi cukup tertarik juga buat nonton episode lainnya. Gue dikasih recommend episode-episode yang lucu sama temen gue, dan perlahan gue mulai suka dan jatuh hati dengan RM.
Liburan naek kelas kemaren bahkan gue habiskan untuk nonton sisa episode RM yang belum gue tonton karena ulangan umum... Hihihi.

Oh ya karena RM juga, gue jadi mengerti beberapa kata dalam bahasa korea karena keseringan denger. Gue bahkan juga lumayan bisa nulis dalam hangul :]

------

Who's your favorite Running Man member and why?
Gary oppa, cause he's funny. He's like a guy who completely lost in love with Ji Hyo... And I like his fashion style!! SWAG!!!

Which Running Man episode is your favorite?
22, 28, 60, 74, 89, 106, 115, 125, 137, 138, 142, 144, 147,153

Who would you like to join running man?
Gil Leessang , Eun Hye, Byul!

Who was your favorite guest?
Park Ji-sung, Han Hyo-joo, Kim Byung-man, Cha Tae-hyun, Moon Geun-young , Yong-hwa and Jackie Chan.

What game/segment do you like the most on Running Man?
Karaoke , Food Bingo (eps 147), Wake up Mission (eps 66), Flying Chair (eps 147), Quiz , Photo Zone,  and Dodgeball.

What do you think about each and every one of the members?
Jae Suk as the MC , I think he did a good job. He's funny and always nice to other members and the guests. I really like when he make jokes to anything. I think he's lucky because he's usually teammate with the guest.
Jong Kook as you know the Commander. He's really daebak! I mean, he's like capable doing anything. He is smart and strong!!! I really like him when he scolds Kwang Soo!!
Gary, what I like about him is he's unpredictable guy. He won 2 times best of Running Man, and he's quite strong. He's like the weaker version of Jong Kook. I love it when he's flirting to Ji Hyo.
I think Kwang Soo has important role in Running Man. He gets bullied anytime and anywhere. He's the king of pitiful, icon of betrayal , and I think God of Variety Show loves him!!! I just can't imagine Running Man without him. Cause he's funny especially when he 'explodes'.
Ji Hyo is really pretty. I don't get it when the other members 'throw' her whenever pretty guest is present. As people know she's the Ace. And I agree because she's really good when it comes to find things. And she's usually win by coincidence.
Suk Jin the oldest and the weakest member. The funniest thing about him is his destiny to be eliminated easily. And his determination to win is... unstoppable.
Ha Ha the most childish and the shortest member even he's a father. His fashion is eccentric! I think he's really good to be a spy. He's funny too. I like when he's playing rock-paper-scissors with a kid (eps 146) or when he's pretending to be like in the movie.

Which pairing in running man do you like the most?
Monday Couple absolutely!! and Sparta-Ace!

Which episode of Running Man do you dislike the most and why?
Eps 84-85 when Big Bang became the guest. Not because I don't like Big Bang, but I think that episode are boring. Honestly, I don't really like Hide and Seek segment.

Who should be the next guest on Running Man?
Eun Hye. I want to see Jong Kook's expression and behavior during the game.

Do you miss Song Joong Ki and Lizzy?
Not really...

---
Nah, karena gue udah kebanyakan nonton RM sekarang... gue jadi berkhayal jadi guest mereka. Dan gue bahkan sudah merancang Race untuk gue sendiri. Hehehe
Berikut rangka acara Running Man episode 1000! Hehehe

Daughter's Race
Guest : Natasha


Black Team : Natasha, Yoo Jae-suk, Haha , Lee Kwang-soo
White Team : Kim Jong-kook, Song Ji-hyo, Gary, Ji Suk-jin


Mission 1 'Scary Karaoke'
Venue : Amusement Park

Masing-masing tim dibagi menjadi 2 pasangan. Pasangan pertama akan duet karaoke di wahana roller-coaster. Pasangan kedua akan duet karaoke di wahana Drop Tower. Tiap pasangan harus mendapat skor lebih dari 95 untuk sukses!

Tim pertama yang kedua pasangannya sukses akan mendapatkan hint untuk final mission. (Yang berhak mendapatkan hint hanya dua orang dari anggota tim)

Mission 2 'Food Bingo'
Venue 2 : Somewhere in Korea

Setiap orang mengambil 25 jenis makanan yang berbeda. Makanan-makanan akan ditaruh secara acak di meja kotak-kotak. Orang itu menang jika telah menyelesaikan 2 garis Bingo.

Tim pertama yang semua anggotanya sukses mendapat hint untuk final mission! (Yang mendapatkan hint hanya dua orang dari anggota tim)

Mission 3 'Drawing Relay'
Venue 3 : Somewhere in Korea

Setiap kelompok akan menggambar secara berurutan. Satu orang akan menebak gambar dari teman-teman kelompoknya. Setiap kelompok mendapat tiga kali kesempatan.

Tim yang menang akan mendapatkan hint untuk final mission. (Yang mendapatkan hint hanya satu orang dari anggota tim)

Final Mission 'Find The Real Natasha's Father'
Venue : a Building
Individual Battle

Hint-hint yang diberikan oleh PD bagi tim yang menang setiap mission menunjukkan tempat-tempat dimana hint tentang identitas ayah Natasha berada. Hint-hint yang dimenangkan oleh tim itu adalah hint terpenting.  Selain itu, ada beberapa hint tambahan yang tersebar di berbagai tempat di gedung.
Orang yang yakin bahwa ia adalah ayah Natasha harus membawa Natasha ke suatu ruangan untuk mencocokkan DNA.
Jika member yakin dirinya bukan ayah Natasha, mereka boleh melepas name tag member yang memiliki potensi menjadi ayah Natasha untuk dapat menang.

(Khusus di misi ini, Ji Hyo punya misi spesial yaitu untuk meyakinkan Natasha bahwa salah satu member yang dipilih Ji Hyo adalah ayahnya. Ia menang jika orang yang dibawa Natasha itu adalah member pilihannya)

Jadi, begitulah rancangan show Running man jika gue adalah guest mereka... gue memang... suka berkhayal aneh-aneh.

Sekian
Natasha

PS : Masuk IPS ternyata tidak seindah yang gue bayangkan... tugas dan ulangan... tetap menumpuk :')





18 July 2013

Getting Close to Natasha (Birthday's Special)

My Personality

1) I'm very sensitive and concern about people's feelings.

2) I like daydreaming so people think I'm slow and have poor concentration.
3) I'm moody. My mood keeps changing depend on situation. But mostly, I'm calm.
4) I'm stubborn. It's not easy to change my personal interests.
5) I'm typical anxious person. Whenever there comes big event (like first day of school, birthday,etc) I can't sleep and even I can't do my activities well because I worry too much.
6) I'm shy. Whenever I meet new people , I tend to be quite and very awkward! I can't start conversation first. But I admit, I'm polite :)
7) I'm inconsistent.
8) I always feel I have dual personality. Sometimes I'm shy, awkward, freak, and anti-social but I can be talkative, friendly, make jokes, and confident. I know I'm weird.
9) It's true that I can't express my feelings.
10) I love peace. I don't like conflicts and avoid them.
11) I have pretty high self-esteem
12) I'm self-consicous
13) I'm not a typical spontaneous girl. I like things being organized well.
14) If you see me thinking too slow or react slow, that's because I'm thinking something and not in the mood to speak.
15) Basically, I'm warm-hearted. I'd love to be friends with anyone. I'm neutral and I don't hate anyone. I mean we're not a child anymore! Why do we need enemies???



Unique Side of Me

• Gue bisa dibilang takut dengan hal-hal yang gak penting. Gue takut api jadi gak bisa masak, gue takut naek wahana menyeramkan di theme park, gue takut melakukan hal yang menantang!

• Sebaliknya gue gak takut sama yang biasanya orang takuti. Gue gak masalah ama ketinggian (tapi gue gak berani bungee jumping), dan gue juga biasa aja ama darah dan hal-hal kedokteran yang biasanya orang geli. Gue nonton LIVE operasi anjing gue dari awal dia dibedah sampai dijahit lagi.

• Some people mungkin bakal judge gue sebagai cewek pemalu, tertutup, dan berhati dingin. Gue konfirmasikan kalau itu benar. Gue sendiri merasa begitu, mungkin selain karena kepribadian asli gue, gue juga terpengaruh oleh lingkungan hidup gue. Gue dari latar belakang keluarga yang tidak utuh dan orangtua gue sibuk kerja. Dari waktu kecil gue nangis teriak-teriak waktu Mama gue pergi keluar kota, sekarang gue malah canggung kalo ada Mama gue di rumah. Dan pengalaman ama lawan jenis pun gak ada yang berakhir menyenangkan. Jadi, itulah mengapaa gue orangnya cuek dan kaku... cause I don't know how it feels to be loved... Ciehh

• Gue punya kelebihan yaitu kreatif dalam membuat cerita. Gue punya prinsip dalam menulis untuk menciptakan suatu karya yang unik dan menginspirasi orang. Tidak hanya sekedar menghibur, tapi juga membagi pesan moral baik secara tersurat maupun tersirat. Gue spesialis di genre Romance, Young Adult, dan Spy Fiction.

• Gue cukup ambisius, rajin, dan panik. Ada ulangan pelajaran mayor di hari senin? oh jangan harap gue bakal mau pergi sabtu/minggu (selain ke gereja).

• Gue benci tidur siang karena hanya membuat kepala gue pusing setelah bangun. Gue susah tidur karena gue selalu berpikir dan berusaha mencari ide di malam hari.

• Gue suka liat cowok pake baju item. Apalagi tampangnya cool.... Rasanya baju item itu membuat k-macho-an seorang cowok nampak jelas.

• Gue benci di keramaian. Dalam hal jalan-jalan pun juga begitu. Gue gak betah kalo harus jalan rame-rame. Gue lebih suka berempat sampe berenam. Lebih tenang.

• Gue sering hidup di masa lalu. Karena trauma dan karena gak pengen jatuh di lubang yang sama kedua kalinya, gue kerap kali terbelenggu dengan diri gue yang lama itu.... Gue juga suka tenggelam dalam nostalgia. Gue sering menginginkan kembali ke masa lalu dan mengulang segalanya.

• Dari 9 kecerdasan manusia, yang paling menonjol dari diri gue adalah intra-personal.

• Gaya berpakaian gue itu sedikit unik. Sebenarnya dibilang tomboy, gue gak juga. Rambut gue panjang, dan gue juga sayang rambut gue. Gue suka pake baju kaus kecewek-cewekan dan bahkan gue benci pake t-shirt yang bahannya gak nyaman dipake. Tapi gue anti high-heels, gue suka flat shoes dan sneakers. Gue juga gak dianting (Makannya gue benci cowok dianting!). Gue benci banget ke salon dan melakukan segala perawatan. Gue juga benci ngeliat baju kalo lagi gak mood beli baju. Tetapi yang penting, gue suka juga liat fashion-fashion.

• Sekali jatuh cinta (dengan siapapun dan apapun) rasanya gue meledak-ledak. Bawaannya gue pengen ngeliat terus atau ngelakuin terus dan bahkan kecanduan. Tetapi cukup mudah juga untuk melupakan seseorang atau sesuatu yang gue cintai jika gue menemukan pengganti.

• Gue sangat picky dalam hal makanan. Sejak tahun ini gue memegang prinsip untuk jadi pollotarian.  Gue juga berusaha tidak mengkonsumsi makanan yang gak sehat (mie instan, soda, fast food,etc) Herannya meski gue picky, gue tetep lebih gendut daripada orang-orang yang pemakan segala :|

• Otak gue ini gak beres. Kadang gue suka melakukan hal yang janggal. Misalnya gue mau ambil sabun buat mandi eh malah ambil shampoo, mau naroh baju di bak malah mau buang di tong sampah, dan hal-hal lainnya yang insane.

• Percaya atau enggak, aplikasi di smartphone gue kebanyakan adalah kuis-kuis psikologi, kuis-kuis pengetahuan, dan games edukatif. Gue gak suka mainan yang tidak bermutu...


Can't believe I'm 16 now!!!
Love
Natasha

17.07.13